Skip to content
LPD ACCOUNTABILITY

LPD ACCOUNTABILITY

Informasi Keuangan, Bisnis, dan Pengembangan Karier

  • Keuangan
  • Bisnis
  • Berita
  • Pendidikan
  • Karier
  • Toggle search form
Investasi Saham untuk Pemula: Lebih Untung daripada Nabung di Bank yang Bunga Rendah?

Investasi Saham untuk Pemula: Lebih Untung daripada Nabung di Bank yang Bunga Rendah?

Posted on Januari 15, 2026 By Ahmad Fauzi Tak ada komentar pada Investasi Saham untuk Pemula: Lebih Untung daripada Nabung di Bank yang Bunga Rendah?

Bayangkan kamu adalah seorang karyawan swasta berusia 25 tahun di Jakarta, dengan gaji bulanan yang pas-pasan. Setiap akhir bulan, setelah bayar tagihan dan kebutuhan sehari-hari, kamu sisihkan sedikit uang ke tabungan bank. Tapi, tahun demi tahun, nilai uang itu seolah menyusut karena inflasi yang terus menggerogoti. Bunga bank rendah, hanya sekitar 2-3% per tahun, sementara inflasi di Indonesia mencapai 2,92% pada 2025. Apakah ini cara terbaik untuk mengamankan masa depan finansialmu?

Investasi saham pemula bisa menjadi solusi yang lebih menguntungkan. Banyak pemuda Indonesia seperti kamu yang ragu memulai karena takut rugi atau merasa rumit. Padahal, dengan pendekatan yang tepat, saham bisa memberikan return rata-rata 10% per tahun atau lebih, jauh di atas bunga bank. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengapa saham lebih unggul daripada nabung di bank, risiko yang ada, cara memulai, tips sukses, hingga studi kasus nyata. Kami juga akan bandingkan saham vs tabungan bank agar kamu bisa ambil keputusan bijak.

Jangan khawatir, semua dibahas dengan bahasa sederhana, seperti ngobrol sama teman. Setelah baca ini, kamu akan punya panduan lengkap untuk mulai investasi saham Indonesia. Siap ubah tabunganmu jadi aset yang tumbuh? Mari kita mulai!

Table of Contents

Toggle
  • Apa Itu Investasi Saham?
  • Mengapa Saham Lebih Menguntungkan daripada Tabungan Bank?
    • Perbandingan Return Investasi
    • Dampak Inflasi terhadap Tabungan
    • Potensi Keuntungan Jangka Panjang
    • Kapan Saham Cocok untukmu?
  • Risiko Investasi Saham yang Harus Diketahui Pemula
    • Volatilitas Pasar
    • Risiko Kerugian Modal (Capital Loss)
    • Risiko Likuiditas dan Delisting
    • Cara Mengelola Risiko Secara Umum
  • Cara Memulai Investasi Saham di Indonesia
    • Pilih Broker Sekuritas
    • Buka Rekening Saham
    • Setor Dana Awal
    • Pilih Saham Pertama
  • Tips Sukses Investasi Saham untuk Pemula
    • Belajar Analisis Dasar
    • Diversifikasi Portofolio
    • Pantau Investasi Secara Rutin
    • Hindari Kesalahan Umum
  • Studi Kasus: Investor Muda yang Sukses dengan Saham
    • Kisah Andi, Karyawan 28 Tahun dari Surabaya
    • Kisah Rina, Freelancer 32 Tahun di Bandung
    • Pelajaran yang Bisa Dipetik
  • Alat dan Aplikasi Pendukung Investasi Saham
    • Aplikasi Trading Populer
    • Tools Analisis
  • FAQ
    • Apa bedanya investasi saham pemula dengan trading saham?
    • Berapa modal minimal untuk mulai investasi saham Indonesia?
    • Apakah saham lebih untung cepat daripada tabungan bank?
    • Bagaimana cara mengatasi risiko investasi saham untuk pemula?
    • Kapan waktu terbaik mulai tips investasi pemula di saham?
    • Apakah bunga bank rendah bikin tabungan rugi?
    • Untuk pemula dengan gaji pas-pasan cocoknya saham yang mana?
    • Bagaimana cek performa saham vs tabungan bank?
  • Penutup

Apa Itu Investasi Saham?

Investasi saham adalah cara membeli bagian kepemilikan dari sebuah perusahaan yang terdaftar di bursa efek. Saat kamu beli saham, kamu jadi pemilik kecil perusahaan itu dan berhak atas keuntungan berupa dividen atau kenaikan harga saham. Di Indonesia, saham diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan indeks utama seperti IHSG yang mengukur performa pasar secara keseluruhan.

Bagi pemula, saham sering terdengar rumit, tapi sebenarnya sederhana. Bayangkan kamu beli saham perusahaan seperti Bank BCA atau Telkom. Jika perusahaan untung, harga saham naik, dan kamu bisa jual untuk dapat capital gain. Atau, dapat dividen tahunan sebagai pembagian laba. Berbeda dengan nabung di bank, saham punya potensi untung cepat tapi juga risiko.

Kenapa saham cocok untuk pemuda 20-35 tahun? Karena usia muda memberi waktu panjang untuk compound interest bekerja. Misal, investasi Rp1 juta di saham dengan return 10% per tahun, dalam 10 tahun bisa jadi Rp2,59 juta. Bandingkan dengan tabungan bank bunga rendah yang mungkin hanya Rp1,3 juta.

Mengapa Saham Lebih Menguntungkan daripada Tabungan Bank?

Banyak pemuda Indonesia memilih nabung di bank karena merasa aman. Tapi, dengan bunga bank rendah saat ini (sekitar 2-3% untuk deposito), apakah itu benar-benar untung? Mari kita bandingkan saham vs tabungan bank secara mendalam.

Perbandingan Return Investasi

Return historis IHSG selama 10 tahun terakhir (2015-2024) mencapai 35,45%, atau rata-rata 3,08% per tahun. Tapi jika lihat jangka panjang, return majemuk IHSG sejak 1983 sekitar 10,94% per tahun. Sementara bunga tabungan bank Indonesia di 2026 hanya 2-3% untuk deposito besar, seperti di BCA atau Mandiri.

Lihat tabel perbandingan ini:

Aspek Saham (IHSG Rata-rata) Tabungan Bank
Return Tahunan 8-12% (historis) 2-3%
Potensi 10 Tahun (Rp10 Juta) Rp21-31 Juta Rp12-13 Juta
Inflasi Adjusted Untung bersih 5-9% Rugi bersih 0-1%

Dari data ini, saham untung cepat jika dikelola baik. Contoh: Investasi di saham blue chip seperti BBCA bisa beri return 15% tahunan.

How I'm investing my savings in my 20s and 30s: A guide – Page 2 ...
goncalovf.com
How I’m investing my savings in my 20s and 30s: A guide – Page 2 …

Dampak Inflasi terhadap Tabungan

Inflasi Indonesia di 2025 mencapai 2,92%, dan target 2026 adalah 2,5% ±1%. Artinya, bunga bank rendah tak cukup lawan inflasi. Uang Rp10 juta di bank tahun ini, tahun depan nilainya turun jadi Rp9,7 juta secara riil.

Saham, sebaliknya, sering outperform inflasi. Studi kasus: Selama pandemi, IHSG rebound dari 4.000 ke 9.000 poin dalam 5 tahun. Jadi, untuk pemula dengan gaji pas-pasan, saham bisa jaga nilai uang.

Potensi Keuntungan Jangka Panjang

Saham beri compound growth. Misal, investor muda mulai Rp500 ribu/bulan di saham, dalam 15 tahun bisa kumpul Rp200 juta dengan return 10%. Bandingkan nabung bank: Hanya Rp100 juta. Keuntungan ini dari dividen dan capital gain.

Tapi ingat, ini bukan janji untung cepat. Butuh kesabaran.

Kapan Saham Cocok untukmu?

Jika kamu punya horizon 5+ tahun dan toleransi risiko sedang, saham lebih baik. Coba hitung sendiri: Berapa target dana pensiunmu? Saham bisa bantu capai lebih cepat.

Risiko Investasi Saham yang Harus Diketahui Pemula

Investasi saham pemula bukan tanpa risiko. Banyak yang rugi karena tak paham. Tapi, dengan pengetahuan, risiko bisa dikelola.

Volatilitas Pasar

Harga saham bisa naik-turun tajam karena faktor ekonomi, politik, atau global. Contoh: IHSG turun 30% saat pandemi 2020, tapi rebound 50% tahun berikutnya.

Cara atasi: Investasi jangka panjang, abaikan fluktuasi harian.

Risiko Kerugian Modal (Capital Loss)

Kamu bisa rugi jika jual saham lebih rendah dari harga beli. Risiko ini tinggi di saham spekulatif.

Studi: 20% investor pemula rugi di tahun pertama karena panic selling. Solusi: Pakai uang dingin, bukan utang.

Risiko Likuiditas dan Delisting

Saham kecil mungkin sulit dijual (likuiditas rendah). Atau perusahaan bangkrut, saham delisting.

Cara hindari: Pilih saham blue chip di IDX30.

Cara Mengelola Risiko Secara Umum

  • Diversifikasi: Jangan taruh semua di satu saham.
  • Stop loss: Tentukan batas rugi.
  • Edukasi: Baca buku seperti “The Intelligent Investor” atau ikut webinar OJK.

Risiko ada, tapi reward-nya worth it jika dikelola.

Cara Memulai Investasi Saham di Indonesia

Siap mulai? Ikuti langkah ini, mudah kok untuk pemula.

Pilih Broker Sekuritas

Pilih broker terdaftar OJK seperti BNI Sekuritas atau Mandiri Sekuritas. Pertimbangkan fee rendah (0,15-0,25%) dan app user-friendly.

Buka Rekening Saham

Daftar online via app. Siapkan KTP, NPWP, dan rekening bank. Proses 1-2 hari, dapat SID dan RDN.

Setor Dana Awal

Minimal Rp100 ribu. Gunakan uang idle, bukan gaji utama.

Pilih Saham Pertama

Mulai dengan saham aman seperti BBRI atau TLKM. Analisis fundamental: Lihat laporan keuangan di situs BEI.

Step-by-Step Guide to Buying Stocks in 2026 | The Motley Fool
fool.com
Step-by-Step Guide to Buying Stocks in 2026 | The Motley Fool

Tips: Beli saat harga undervalued. Jangan lupa, belajar dari simulasi trading gratis.

Sekarang, coba buka app dan daftar. Mulai kecil, belajar sambil jalan!

Tips Sukses Investasi Saham untuk Pemula

Sukses di saham butuh strategi. Ini tips dari pengalaman 8+ tahun.

Belajar Analisis Dasar

Pelajari fundamental (EPS, ROE) dan teknikal (chart). Gunakan tools gratis di Investing.com.

Diversifikasi Portofolio

Bagilah dana: 40% bank, 30% konsumer, 30% tech. Kurangi risiko.

Pantau Investasi Secara Rutin

Cek mingguan, bukan harian. Gunakan alert app untuk notifikasi.

Hindari Kesalahan Umum

Jangan ikut hype, hindari utang untuk saham. Bersabar, jangan chase untung cepat.

Bonus: Mulai dengan DCA (Dollar Cost Averaging) – beli rutin tiap bulan.

Ikuti tips ini, investasimu akan tumbuh stabil.

Studi Kasus: Investor Muda yang Sukses dengan Saham

Mari lihat contoh nyata untuk inspirasi.

Kisah Andi, Karyawan 28 Tahun dari Surabaya

Andi mulai investasi saham Indonesia tahun 2020 dengan Rp5 juta. Dia pilih saham BBCA dan ASII. Dalam 5 tahun, portofolionya tumbuh 150% jadi Rp12,5 juta, meski ada fluktuasi. Kuncinya: Diversifikasi dan hold jangka panjang.

Kisah Rina, Freelancer 32 Tahun di Bandung

Rina investasi Rp300 ribu/bulan via app. Fokus saham dividen tinggi seperti UNVR. Hasil: Dividen tahunan Rp2 juta, plus capital gain 20%.

Pelajaran yang Bisa Dipetik

  • Mulai kecil, konsisten.
  • Belajar dari kesalahan, seperti jual panic.
  • Gunakan data: Return IHSG historis bantu prediksi.

Inspiratif kan? Kamu juga bisa!

20 Under 20 in Finance - Business Insider
businessinsider.com
20 Under 20 in Finance – Business Insider

Alat dan Aplikasi Pendukung Investasi Saham

Teknologi bikin investasi mudah.

Aplikasi Trading Populer

  • Stockbit: Analisis komunitas, gratis.
  • Ajaib: User-friendly untuk pemula.
  • IPOT: Fitur lengkap dari IndoPremier.

Tools Analisis

  • Yahoo Finance: Chart real-time.
  • TradingView: Indikator teknikal.
  • Situs BEI: Data emiten gratis.

Gunakan ini untuk riset sebelum beli. Coba download satu app sekarang!

Stock Market Apps: Tips to Build a Trading Platform Step by Step ...
easternpeak.com
Stock Market Apps: Tips to Build a Trading Platform Step by Step …

FAQ

Apa bedanya investasi saham pemula dengan trading saham?

Investasi saham pemula fokus jangka panjang, beli dan hold. Trading lebih spekulatif, jual-beli harian. Pemula sebaiknya mulai investasi untuk kurangi risiko.

Berapa modal minimal untuk mulai investasi saham Indonesia?

Hanya Rp100 ribu! Banyak broker izinkan beli saham lot kecil. Gunakan uang dingin agar aman.

Apakah saham lebih untung cepat daripada tabungan bank?

Ya, jika jangka panjang. Return saham 8-12% vs bank 2-3%. Tapi butuh kesabaran, bukan overnight rich.

Bagaimana cara mengatasi risiko investasi saham untuk pemula?

Diversifikasi, belajar analisis, dan investasi rutin. Hindari emosi, ikuti rencana.

Kapan waktu terbaik mulai tips investasi pemula di saham?

Sekarang! Usia muda beri waktu compound. Mulai kecil, belajar sambil jalan.

Apakah bunga bank rendah bikin tabungan rugi?

Ya, karena inflasi 2,5-3%. Saham bisa lawan itu dengan return lebih tinggi.

Untuk pemula dengan gaji pas-pasan cocoknya saham yang mana?

Saham blue chip seperti BBRI atau PGAS. Stabil dan beri dividen.

Bagaimana cek performa saham vs tabungan bank?

Gunakan kalkulator online atau app seperti Stockbit. Hitung return historis.

Penutup

Investasi saham pemula memang menjanjikan, lebih untung daripada nabung di bank bunga rendah. Dengan return potensial 10%+ per tahun, kamu bisa bangun kekayaan jangka panjang, lawan inflasi, dan capai mimpi seperti beli rumah atau pensiun dini. Tapi ingat, sukses butuh pengetahuan, disiplin, dan manajemen risiko.

Jangan tunda lagi! Mulai hari ini dengan buka rekening saham di broker terpercaya. Sisihkan 10% gajimu untuk investasi. Konsisten, dan lihat hasilnya dalam 5-10 tahun. Mau diskusi lebih lanjut? Coba bergabung komunitas investor muda di forum seperti Stockbit.

Ayo, ambil langkah pertama menuju kebebasan finansial!

Keuangan Tags:bunga bank rendah, investasi saham Indonesia, investasi saham pemula, saham untung cepat, saham vs tabungan bank, tips investasi pemula

Navigasi pos

Next Post: Bisnis Online Dropship: Cara Cepat Kaya atau Malah Bikin Bangkrut karena Persaingan Ketat?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • 5 Tantangan Utama Meniti Karier Tanpa Latar Belakang Akademik Linear
  • Pendidikan Komcad untuk 4.000 ASN Dimulai April 2026: Semua yang Perlu Kamu Ketahui
  • WFA ASN Lebaran 2026: Kabar Gembira, Bisa Kerja dari Kampung Halaman!
  • IHSG dan Rupiah Lagi On Fire Februari 2026, Jangan Sampai Dirusak Drama AS-China!
  • Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026: Turun Rp7.000 per Gram, Waktu yang Tepat untuk Beli?

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Karier
  • Keuangan
  • Pendidikan

Link Berita Lainnya

  • dreyfussir.com
  • toto868
  • hiveozark.com
  • thelearningcafe.net
  • actiontabernacleministries.com
  • voguemagz.com
  • morethingsjapanese.com
  • nabatifoods.com
  • majesticamericaline.com
  • dichoithailan.com
  • yogarose.net
  • cassyfiano.com
  • pagdigital.org
  • zinger-soft.com
  • islandtimes.us
  • lockeober.com
  • careklub.com
  • watchmenvideogame.com
  • aicpoll.com
  • top101news.com
  • theexciters.org
  • foodiesmania.com
  • lemontreevero.com
  • birminghammuseumstore.org
  • scalablesocialmedia.com
  • thelip.tv
  • madparish.com
  • laurelhillnow.com
  • artisanbread-abo.com
  • pysoy.org
  • yourbrisbanepastandpresent.com
  • goldeneggrestaurant.com
  • ukrkatalog.info
  • japanskates.com
  • blogoscol.com
  • rochlin-roots-west.com
  • hdtvcosmos.com
  • promedpersonnel.com

Copyright © 2026 LPD ACCOUNTABILITY.

Powered by PressBook WordPress theme